29 Okt

Kejar Daya Saing Ekspor, UMKM Perlu Perhatikan Aspek Keberlanjutan

Bisnis.com, JAKARTA – Usaha mikro kecil dan menengah (Umkm) diharapkan memahami berbagai aspek perdagangan berkelanjutan agar produk Ekspornya bisa diterima di berbagai negara.

Sejauh ini, setidaknya terdapat 1.000 UMKM yang didampingi Direktorat Kerja Sama Pengembangan Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan agar bisa menembus pasar ekspor dan mampu membuat profil dan laporan perusahaan yang berisi isu perdagangan berkelanjutan ini.

Untuk itu, Kemendag menggandeng Global Reporting Initiative (GRI) dan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) menggelar forum bisnis bertema “Strategi Branding Melalui Sustainability Company Profile untuk Pendamping BDS” secara hibrida.

“Penyelenggaraan forum bisnis ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor global yang kini semakin menjadikan sustainability sebagai syarat penerimaan produk. Kesadaran terhadap isu sustainability juga dapat meningkatkan daya saing produk di pasar global,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi melalui siaran pers, Senin (25/10/2021).

Terpisah, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan mengatakan pelaporan berkelanjutan sangat penting. Seiring dengan meningkatnya kesadaran soal aspek keberlanjutan, UMKM harus mempersiapkan diri menyediakan data administrasi seperti environmental, social, and corporate governance (ESG).

Sumber dan berita selengkapnya:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20211025/12/1458225/kejar-daya-saing-ekspor-umkm-perlu-perhatikan-aspek-keberlanjutan

Salam,
Divisi Informasi

related posts

add a comment